"Ikutilah jalan-jalan kebenaran itu dan jangan hiraukan walaupun sedikit orang yang mengikutinya ! jauhkanlah dirimu dari jalan-jalan kesesatan dan janganlah terpesona dengan banyaknya orang yang menempuh jalan kebinasaan! "(Fudhail bin ‘Iyadh) (Al-I’tishom, 112)

Tampilkan postingan dengan label Manhaj Salafi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manhaj Salafi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 November 2011

KENAPA ALERGI DENGAN SALAFI ?!

 KENAPA ALERGI DENGAN SALAFI ?!
Dialog bersama Kyai Jaidi
(Ketua Mursyid Dakwah PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah)

Oleh :
Ustadz Abu Abdirrahman Abdurrahman bin Thayyib, Lc.

Sesungguhnya diantara metode salaf adalah membantah orang-orang yang menyimpang dari Al-Qur’an dan sunnah serta dari pemahaman salafush sholeh (sahabat, tabi’in dan tabi’ut tabi’in). Bahkan ini merupakan tugas para ulama dan para pembawa ilmu agama ini, sebagaimana yang disabdakan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam:

يَحمِلُ هَذَا العِلمَ مِن كُلِّ خَلَفٍ عُدُولُه يَنفُونَ عَنهُ تَحريفَ الغَالين وَانتِحالَ المُبطِلِينَ وَتَأوِيلَ الجَاهِلِين
Artinya : “Ilmu (agama) ini dibawa oleh orang-orang yang adil (para ulama) disetiap generasi, mereka meniadakan dari (agama) ini penyimpangan orang yang ekstrim dan jalannya orang yang batil serta takwilnya orang yang jahil/bodoh” (HR.Ibnu Adi dan selainnya ).1
Imam Ahmad bin Hambal rahimahahulahu salah seorang ulama salaf ahli sunnah wal jama’ah menukil hadits diatas dan menjadikannya sebagai bagian dari muqoddimah kitab beliau “Ar-Rod ‘alal Jahmiyah waz zanaadiqoh” (Bantahan terhadap kelompok Jahmiyah dan orang-orang zindiq). Beliau rahimahullahu berkata :
“Segala puji bagi Allah yang memunculkan disetiap zaman kekosongan para rasul, penerus para ulama yang menyeru orang yang tersesat kepada petunjuk, yang bersabar atas gangguan yang menimpa mereka. Mereka hidupkan dengan Al-Qur’an orang-orang yang mati (hatinya) dan mereka terangi dengan cahaya Allah (ilmu agama) orang-orang yang buta (mata hatinya). Berapa banyak para korban pembunuhan oleh Iblis yang mereka hidupkan ?! dan berapa banyak orang yang tersesat mereka tunjukkan?! Alangkah baiknya jasa mereka terhadap manusia ! Tapi alangkah jahatnya balasan manusia terhadap mereka ! Mereka (para ulama) meniadakan dari Al-Qur’an penyimpangan orang yang ekstrim dan jalannya orang yang batil serta takwilnya orang jahil yang mengibarkan bendera bid’ah serta menyebarkan fitnah dan mereka berselisih tentang Al-Qur’an serta menyelisihi Al-Qur’an . Mereka (orang yang ekstrim/batil/jahil) bersepakat untuk meninggalkan Al-Qur’an, berbicara tentang agama Allah dan tentang Al-Qur’an tanpa ilmu, mereka sering berbicara tentang hal-hal yang mutasyabih (samar-samar) untuk menipu orang-orang bodoh/awam dengan membuat kerancuan. Kita berlindung kepada Allah dari fitnahnya orang-orang yang sesat”.
Bahkan Rasulullah  sendirilah yang mencontohkan metode membantah para penyesat, seperti yang pernah beliau lakukan ketika membantah nenek moyang khowarij yaitu Dzul Khuwaishiroh At-Tamimi. Dzul Khuwaisiroh berkata kepada Nabi  disaat beliau sedang membagikan harta rampasan perang setelah datang dari Hunain : “Wahai Muhammad, berbuat adillah karena engkau tidak berbuat adil !” maka Rasulullah  bersabda : “Celaka engkau, siapa yang akan adil jika aku tidak adil ?!” kemudian beliau bersabda : “Akan keluar dari tulang rusuk orang ini sekelompok orang yang kalian akan meremehkan sholat kalian jika kalian bandingkan dengan sholat mereka. Dan kalian juga akan meremehkan puasa kalian jika kalian bandingkan dengan puasa mereka. Mereka keluar dari Islam sebagaimana keluarnya anak panah dari sasarannya” (HR.Bukhori)